Pandemi Covid-19 telah banyak merubah perilaku konsumen di pasar kosmetik tanah air termasuk dalam hal ini adalah bisnis produk anti-aging. Meski ada dampak signifikan pada menurunnya pendapatan. pasar kosmetik Indonesia tumbuh karena saat pandemi banyak orang punya waktu lebih untuk merawat diri di rumah.

Sebelumnya banyak orang menggunakan treatment yang mahal untuk perawatan anti-aging. Karena mahalnya treatment di klinik kecantikan membuat sebagian orang mencari alternatif, salah satunya dengan menggunakan produk anti-aging. Produk satu ini nyatanya kian menarik dalam pasar kosmetik di Indonesia.

Potensi Besar Produk Anti Aging di Indonesia

Indonesia menjadi salah satu negara Asia yang menjadi pasar utama untuk produk anti-aging. Mengapa demikian? Karena Indonesia merupakan negara tropis yang terpapar sinar matahari setahun penuh, Akibatnya banyak orang yang mengalami penuaan dini, terlebih bagi mereka yang beraktifitas diluar rumah.

Menurut beberapa riset, produk Anti Aging akan mengalami peningkatan di Indonesia. Data Badan Pusat Statistik, pada tahun 2021 terdapat usia produktif yang sebaiknya menggunakan Anti Aging dari usia 20 hingga 49 tahun dengan populasi sebanyak 127 juta jiwa. Itu artinya 47% populasi Indonesia membutuhkan produk Anti Aging.

Lalu pada tahun 2022, perusahaan perawatan kulit lokal Scarlett menemukan rata-rata 50 persen generasi perempuan milenial dan 73,7 persen generasi X memilih anti-aging sebagai fungsi yang paling dicari dari produk skincare. Hal ini selain terjadi karena faktor usia, penuaan dini juga bisa terjadi pada siapa saja, terutama di Indonesia yang memiliki iklim tropis dengan sinar matahari.

Tren Produk Anti-Aging yang Akan Diminati

Untuk menghilangkan tanda penuaan, banyak orang akan menggunakan lebih dari satu produk. Mulai dari cleanser, Exfoliator, Sunscreen, Day Cream, Night Cream, dan banyak lagi produk Anti Aging yang harus digunakan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Namun dewasa ini, seiring dengan kondisi zaman dan pergeseran perilaku konsumen akan menyukai produk yang praktis. Semakin praktis produk itu digunakan, maka akan lebih disukai dan diminati. Ditambah dengan pemikiran masyarakat yang sudah mulai percaya ke bahan-bahan organik “Back to Nature” dan menghindari bahan-bahan kimia.

Hal ini membuat produk Anti Aging yang praktis dan berbahan organik akan menjadi tren dan banyak diminati oleh masyarakat. Produk anti-aging yang praktis dan berbahan organik itu adalah satu produk yang dapat menyelesaikan hampir semua masalah penuaan dini. Cukup gunakan satu produk saja.

Memulai Bisnis Produk Anti-Aging

Tentunya untuk membuat atau memproduksi produk Anti Aging yang praktis dan berbahan organik itu tidaklah mudah. Dibutuhkan pengalaman, orang-orang yang ahli, dan tentunya juga proses produksi yang sesuai dengan standar Good Manufacturing Practice.

Jika Anda ingin memiliki bisnis produk anti-aging yang akan menjadi tren, Anda bisa bekerja sama dengan kami yang bekerja secara one step solution. Kami siap membantu Anda mulai dari pembuatan konsep produk, formulasi, hingga registrasi BPOM, MUI, dan badan terkait lainnya.

Siap untuk memulai bisnis produk anti-aging Anda sekarang? Hubungi kami.

BUTUH BANTUAN ?